Ups! Pernikahan.
Dulu ketika umur belasan tahun.
Perihal menikah adalah hal yang terbayangkan.
Namun, malu untuk membahasnya.
Sekarang di saat usia memasuki istilah kepala dua perihal pernikahan tak lagi sesuatu yang memalukan.
Tapi lebih rumit dari itu.
Pernikahan menjadi hal yang membingunkan.
Tak serumit itu memang, jika tak ada keraguan.
Sayangnya, keraguan tak dapat dikesampingkan.
Setiap bulan minimal menerima 1 undangan pernikahan.
Bahkan tiga atau lebih undangan pernikahan.
Pernikahan bukan hal yang enteng.
Pernikahan adalah hal sakral dalam hidup.
Penyempurna separuh agama.
Bersamanya Allah dan syurga terasa lebih dekat.
Saat menghadiri pernikahan, terbesit kebahagiab dari kedua mempelai.
Senyum tersebut seakan-akan menggandung energi positif yang menarik hati untuk membayangkan indahnya pernikahan.
Kesempurnaan agama, kebahagian hidup, dan limpahan berkah dari-Nya.
Aku merindukan pernikahan..
Komentar
Posting Komentar