Rindu

Rindu terkadang membuatmu menjadi sedikit bodoh.
Hari ini saya dan ketiga teman saya jalan-jalan ke sebuah pusat perbelanjaan di kota kami. Kebetulan salah seorang teman cowok saya membeli beberapa perlengkapan perawatan.
Seperti sabun, parfum, minya rambut, dan lain-lain.
Tiba-tiba pandangan saya tertuju pada minyak rambut merek *JA.

Teringat bahwa dulu saya sering menemani seseorang special untuk membeli perlengkapan seperti ini. Bedanya dulu saya menemani seseorang yang menempati satu ruang dalam di hati.

Untuk sekedar mengenang, saya terbesit untuk mencium wanginya minyak rambut itu.
Kemudian saya beranjak ke estalase lainnya. Estalase parfum, saya mengambil sebuah parfum dengan kotak berwarna hitam. Saya buka tutupnya, dan hal yang sama seperti minyak rambut tadipun saya lakukan.

Mata saya berkaca-kaca menikmati aroma yang tercium.

Rindu terkadang membuatmu bodoh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SERIKAT PEKERJA DAN PERUNDINGAN BERSAMA

Sejarah Perkembangan Komputer